Musim hujan sudah tiba. Sayangnya, di beberapa daerah masih terjadi banjir jika intensitas hujan deras.
Sementara itu, hujan dan banjir bisa datang kapan saja. Bisa ketika berangkat kerja maupun pulang kerja hingga akhirnya terpaksa harus menerjangnya.
Oleh karena itu, penting untuk memperhatikan keselamatan Anda ketika berkendara saat banjir. Berikut adalah tips berkendara aman ketika harus menerjang banjir.
Ketahui Berikut 6 Tips Berkendara Aman Ketika Banjir

1. Berkendara dengan Perlahan-lahan
Jika Anda memakai mobil tips berkendara aman yang harus Anda terapkan adalah berjalan dengan perlahan. Mengapa penting? Karena ketika Anda berjalan dengan kencang, air yang Anda terjang bisa masuk ke komponen penting mobil Anda, contohnya pompa bensin dan busi.
Jika air masuk ke dalam komponen tersebut, maka kendaraan bisa mogok. Selain itu, dengan mengemudikan mobil secara perlahan, Anda akan terhindar dari bahaya jalan yang berlubang ataupun parit.
Sementara itu, untuk Anda yang memakai motor, Anda bisa berkendara di bagian sisi jalan yang lebih tinggi dari bagian tengah. Gunakan gigi yang rendah untuk motor manual dan berjalanlah dengan kecepatan rendah. Lalu, pertahankan perputaran mesin agar tetap tinggi.
Sedangkan untuk motor matic, Anda perlu menggunakan putaran gas dengan konsisten dan stabil. Jangan coba-coba gas dengan tiba-tiba.
2. Berhenti Jika Banjir Sudah Dalam
Pastikan Anda mengetahui apakah jalanan masih layak dilewati. Apabila air banjirnya sudah merendam setengah ban, maka lebih baik jangan dilalui. Carilah alternatif jalan lain atau tunggu sedikit lebih surut.
Kemudian, jika Anda sudah melaju di dalam air banjir, tetapi tiba-tiba banjirnya terasa lebih dalam lagi, jangan ragu untuk kembali. Karena banjir yang dalam bisa membahayakan mobil dan juga keselamatan Anda.
3. Tidak Perlu Khawatir Jika Knalpot Kemasukan Air
Ketika mesin kendaraan Anda bergerak, Anda tidak perlu khawatir soal knalpot. Apabila mesin mati, maka Anda harus cepat-cepat untuk menyalakannya kembali agar mesin tidak sampai kemasukan air.
Namun, bila kendaraan Anda sudah mogok, maka lebih baik jangan memaksanya untuk dihidupkan lagi karena mesin Anda bisa rusak atau terjadi water hammer. Selain mesin, komponen yang bersifat elektrik juga bisa rusak.
Bagi Anda yang memakai motor, Anda bisa mencoba untuk melepas dan mengeringkan businya terlebih dahulu apabila motor Anda mati tiba-tiba. Setelah itu, Anda bisa coba menyalakan motor.
4. Hati-Hati dalam Menjalankan Sistem Rem
Biasanya rem bekerja kurang efektif ketika keluar dari genangan banjir. Kondisi tersebut terjadi karena rem dalam keadaan basah.
Untuk membuatnya efektif kembali, Anda perlu mengeringkan dengan cara menekan-nekan dengan perlahan sebanyak beberapa kali. Cara tersebut dilakukan dengan tetap menjalankan kendaraan secara perlahan.
5. Menggunakan Perlengkapan yang Lengkap
Khusus pengguna motor, pastikan Anda memakai jas hujan yang aman dan tidak mengganggu Anda dalam bergerak.
Kalau bisa jangan menggunakan yang model ponco karena berisiko tersangkut di roda kendaraan. Selain jas hujan, Anda juga perlu menggunakan sepatu yang memiliki ketahanan terhadap air.
6. Jangan Menggunakan Kopling yang Setengah
Tips ini ditujukan untuk pengguna mobil bertransmisi manual. Apabila Anda sering menerapkan setengah kopling, maka bisa berisiko kopling menjadi terbakar dan putaran mesin juga meningkat.
Maka dari itu, jangan terlalu sering menggunakan setengah kopling. Ketika Anda harus lewat jalanan banjir, usahakan melepaskan injakan kopling.
Itulah beberapa tips berkendara aman ketika situasi jalanan sedang banjir. Ingat jangan memaksakan diri untuk menerobos jika keadaan tidak memungkinkan.
Anda bisa mencari jalur lain atau menunggu banjir sedikit surut agar tidak membahayakan diri Anda dan juga performa kendaraan.








